Tampilkan postingan dengan label Ritual - ritual unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ritual - ritual unik. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Desember 2011

9 Budaya Terekstrim Di Dunia

Inilah daftar 9 budaya terekstrim yang pernah ada diDunia
Tatto Seluruh Tubuh paling ekstrim
9 Budaya Terekstrim Di Dunia
Ini semua adalah yang dilakukan orang atau suku tertentu untuk dapat dikatakan cantik menurut versi mereka sendiri.

Walaupun, untuk mengejar predikat cantik itu, seseorang harus rela merasakan sakit yang amat sangat. Gambar diatas adalah tatto full bodi, sehingga orang yang mentato seluruh tubuhnya, akan kelihatan berpakaian lengkap, biarpun ia telanj*ng bulat. Cantik yang aneh..

Gigi Buaya

Di New Guinea, seseorang dikatakan dewasa dan modis, bila sudah mempunyai tato gigi buaya. Mereka menggambar motif atau symbol di tubuh dengan menggunakan gigi buaya. Jika luka-lukanya sudah sembuh, maka ia akan mendapatkan gambar timbul di punggungnya. Uh..sakitt

Muka Penuh Luka

Orang Afrika barat membuat luka dimuka agar diakui. entah luka itu di buat dengan cara apa, dan bagaimana rasanya. Namun yang jelas itu lebih murah daripada perawatan rutin tiap hari.

Kakinya Dikurangi

Sejak kecil, gadis-gadis di cina sudah melakukan pemotongan kaki mengerikan ini. Lihatlah lukanya. Ini dilakukan agar kakinya bisa kecil sehingga muat di sepatu kecil khas china. Semakin kecil ukuran sepatunya, semakin cantiklah ia..

Penajaman gigi

Jika gigi kita kena sesuatu yang keras saja sakit, apalagi jika harus dibuat runcing seperti gambar ini. Terbayangkah rasanya? Banyak kebudayaan di dunia menganut kecantikan gigi runcing ini. Jika sudah memasuki usia dewasa, giginya harus diruncingkan dengan cara diasah. Seseorang bisa pingsan saat melakukannya.

Lidah Bercabang

Sebenarnya idenya adalah lidah reptil, sehingga lidah manusia harus diiris di tengah untuk bisa menyamainya. Ia harus menanggung resiko infeksi dan susah makan ketika melakukannya. Dan hasilnya..lidah yang konyol..

Korset Ketat

Gadis bangsawan eropa jaman dahulu, melakukan kegiatan menyakitkan ini setiap harinya. Tali korsetnya di tarik sekuat mungkin agar badannya tampak langsing dan cantik. Resiko sesak napas dan tulang sakit adalah konsekuensinya. Namun ini dianggap lebih efektif dari pada harus berdiet untuk mempertahankan bentuk tubuh.

Gelang leher

Padaung, terletak di pegunungan Burma sampai Thailand, mempunyai kebiasaan unik ini. Mereka memasang gelang di leher wanitanya. Semakin banyak gelang dan semakin panjang lehernya, maka semakin cnatiklah ia. Rasa sakit yang luar biasa harus di rasakan selama bertahun-tahun. Resiko patah leher dan mati menanti. Jika gelang sudah dipasang, adalah anti untuk melepasnya. Karena jika dilepas semuanya, beberapa menit kemudian lehernya patah.

Bibir Piring


ni yang menurut saya paling aneh..sungguh tidak nyaman memiliki bibir seperti ini. Namun orang Ethiopia menganggap ini adalah cantik...Sungguh cantik yang aneh.

Minggu, 04 Desember 2011

Ritual Penguburan Mayat Paling Sadis diDunia

Ritual Penguburan Mayat Paling Sadis diDunia
Inilah Ritual Penguburan Mayat Paling Sadis diDunia - Ritual pemakaman sky burial yang walau tidak banyak tetapi masih tetep ada sampai sekarang. Adalah sebuah sekte dari agama di Tibet terutama yang masih percaya akan reinkarnasi, masih melakukan ritual pemakaman sky burial. Metode penguburan mayat ini tidak berlaku untuk sembarang mayat. Ritual ini tidak untuk orang yang pada waktu menjadi almarhum/mah belum berusia 18 tahun, atau bagi wanita hamil yang meninggal atau orang-orang yang meninggal karena penyakit menular dan berbahaya.
proses Ritual Penguburan Mayat Paling Sadis diDunia
Pada dasarnya, selain dikubur layaknya di belahan bumi manapun, di Tibet khususnya, masih ada tiga jenis pemakaman, yaitu : dipersembahkan kepada laut (water burial, yaitu metode penguburan dimana mayat di berikan kepada ikan-ikan untuk jadi santapan sang ikan di laut), yang kedua adalah : dikremasi dan yang terakhir adalah sky burial ini, yaitu metode penguburan mayat dimana tubuh mayat dipersembahkan kepada vultures atau burung bangkai.
Pemakaman ini berpangkal pada logika karena adanya kesuliatn untuk menggali kubur dan mencari kayu untuk mengkremasi mayat, hal ini seperti kita ketahui bahwa kondisi geografis Tibet yang bergunung-gunung yang seringkali sangat terjal sangat menyulitkan pemakaman 'normal' dan karena alasan inilah, dari sekian aliran agama di Tibet, ada sebuah kelompok aliran tertentu di Tibet yang lebih senang mengubur mayat dengan metode sky burial. yang intinya adalah memberikan jazad almarhum kepada burung pemakan bangkai. Dipercaya bahwa sky burial akan lebih mempercepat roh si mati untuk naik ke nirvana . Perjalanan akan jauh lebih cepat dengan bantuan burung vultures. Yang dalam bahasa Tibet disebut Dakinis atau terjemahannya adalah "sky dancer' yang berarti "angel".

Ritual penguburan ini, dinilai sangat barbar dan keji, dan juga dianggap tidak menghormati mayat yang bersangkutan dan oleh karenanya, upacara sky burial ini pernah dilarang oleh pemerintah China ketika China komunis masih berkuasa di Tibet pada tahun 1960-1970, namun pada tahun 1980 an pemerintah Tibet mengijinkan kembali acara ini untuk tetep berlangsung, karena bagaimanpun juga model ritual ini selain masih dilakukukan oleh sebagian masyarakat, walau sudah dilarang,.

Sky burial juga merupakan ritual agama yang mempunyai arti sangat penting bagi kelompok yang menyakininya dan merupakan warisan budaya Tibet juga . Bahkan di tahun-tahun belakangan juga menarik para jurnalis dunia untuk menggali berbagai informasi tentang Sky burial dan juga tentu menarik para turis, walau upacara sky burial ini lebih sering dilakukan sangat tertutup dan hanya orang-orang tertentu yang bisa menyaksikan jalannya upacara yang mendirikan bulu roma ini.

How about the actual ritual...?? Apakah hanya merupakan isapan jempol saja atau memang benar-benar ada?
Pertama-tama jika ada anggota keluarga yang meninggal, maka mayat si orang tersebut akan didiamkan selama 3 hari sampai 7 hari tanpa disentuh. Kemudian setelah anggota keluarga setuju mengenai jenis pemakaman apa yang hendak dilakukan, barulah mereka menyiapkan ubo rampenya. Pada umumnya mereka memilih metode sky burial. Ya, karena dengan kepercayaan kuat bahwa burung vulture akan mempercepat proses si arwah untuk naik ke sorga. Dengan kata lain : thanks to the vultures. Sky burial faktanya memerlukan dana cukup besar, walau masih dibilang jauh lebih murah jika dibanding dengan upacara kremasi.

Ketika kematian menimpa sebuah keluarga, maka pihak keluarga akan segera mengundang pendeta yang akan mengepalai upacara dan selanjutnya sang pimpinan pendeta akan menunjuk juga pendeta-pendeta lain yang tugasnya membakar hio dan chanting doa, mendoakan arwah yang meninggal dan juga sang pemimpin menunjuk seorang yang disebut "flesh breaker" sang jagal mayat yang tugasnya sangat vital dalam upacara ritual. Seorang flesh breaker kehadirannya adalah mutlak karena tugas inti dari ritual pemakaman ini ada di pundaknya. Lebih sering flesh breaker lebih dari satu.
Setelah si mayat dimandikan dan dibersihkan, tubuh si mayat dibungkus dengan kain putih dan di arak ke tempat upacara dengan cara ditandu atau hanya digendong di pundak. Dalam beberapa video yang aku saksikan upacara sky burial sering dilakukan secara kolektif juga, Biasanya di sebuah kuil, dimana upacara pre-penguburan, mayat lebih dari satu. Kadang-kadang dalam suatu upacara bisa terdiri dari lima mayat sekaligus. Mereka berasal dari berbagai daerah yang berbeda. Satu-satu mayat datang dengan dipanggul dan dalam keadaan ditekuk seperti duduk. Dan kemudian mayat diletakkan di salah satu hall di kuil tempat diadakan ritual dan didoakan sebelum diangkut ke lokasi pemakaman. Tempatnya biasanya berlokasi di puncak gunung, dan yang dianggap punya makna khusus. Dengan diiringi kepulan asap hio yang tiada henti mengepul, serta doa-doa pendeta yang penuh khidmad mereka menuju tempat penguburan.

Ritual upacara ini sangat tertutup bagi masyarakat umum dan biasanya juga tidak banyak yang menyaksikan. Walau disarankan anggota keluarga turut menyaksikan sky burial untuk menyaksikan "kenaikan" arwah orang tercinta dalam memulai perjalanannya menuju ke nirvana. Kelompok penganut agama ini percaya bahwa tubuh manusia yang sudah meninggal adalah hanya sebagai " vessel atau wadag" saja, artinya sudah tidak ada maknanya, dan sesuai dengan ajaran agama mereka yang berdasar "memberi" maka dengan dipersempahkan wadag ini kepada burung, akan membantu makhluk lemah yang perlu survive untuk hidup, dalam hal ini memberi makan vultures dengan potongan daging berasal dari jazad yang meninggal juga merupakan simbol suci agama tersebut. (dakinis)
Setelah iring-iringan pengangkut mayat tiba di tempat upacara, mayat dibaringkan dalam posisi fetal (seperti ketika bayi dilahirkan) di atas sebuah altar yang berbetuk batu besar dengan permuakaan datar yang berada di tengah-tengajh lokasi. Setelah itu, dibuka kain pembungkusnya dan mayat dalam keadaan telanjang, yang tak jarang juga sudah berbau busuk dan bengkak-bengkak kemudian sang pendenta melakukan doa-doa dan tugas si flesh breaker ini dimulai. Dia akan segera memotong-motong tubuh si mayat dan memisahkan antara daging dan tulang, dan hanya meninggalkan kepala dan rambut. Biasanya mereka menyimpan rambut untuk dibawa pulang atau ada yang disimpan di kuil-kuil, walau tak jarang mereka juga memecah kepala mayat dan mengambil tengkoraknya dan dibawa pulang untuk dijadikan sebuah cangkir untuk minum teh talking about a cup of butter tea......But of course, cangkir inipun lebih bermakna simbolis saja.
Proses selanjutnya adalah sang pendeta akan memanggil puluhan burung bangkai yang ginuk-ginuk yang sudah ngiler kelaparan dan tidak sabar menanti dinner. Mereka bergerombol terbang rendah di sekitar altar dan dengan panggilan khusus dari pemimpin upacara,

dan....bebbeerrrrrrrrrrrrrrrrr berpuluh-puluh monster yang sudah menunggu mulai pesta pora tanpa membuag waktu lagi, and the real party is started. Burung-burung yang kelaparan mulai merayah organ-organ dalam si mayat yang dilemparkan oleh si pendeta sebagai appetizer. Setelah platter antipasto organ lenyap di mulut para burung, dilanjut dengan daging-daging yang di sebarkan ke arah mereka. Darah berceceran di TKP semakin membuat barisan burung bangkai mad as a hell. Seasana makin sinister. Mereka menimbulkan suara gaduh yang mendirikan bulu roma.
Setelah kenyang, mereka terbang , namun ada juga dari sekian puluh yang belum kebagian jatah makan siang masih konsentrasi di tempat menunggu sisa-sisa daging. Si flesh breaker akan melanjutkan pekerjaannya yang belum selesai, yaitu mengumpulkan tulang belulang si mayat, setelah itu dia mengambil palu dan mulai meremukkan tulang belulang sampai menjadi serpihan-serpihan kecil, atau berupa bubuk tulang dan setelah serpihan yang sudah terkumpul termasuk kadang-kadang otak, maka bubuk tulang tersebut dicampur dengan tsampa (tepung barley) makanan khas Tibet dan juga kadang-kadang dicampur dengan Yak butter (sejenis keledai/sapi/or kebo), setelah itu, adonan itu disebar ke penjuru tempat ritual dengan maksud diberikan kepada burung-burung yang lebih kecil lainnya seperti burung gagak atau rajawali.

Para peserta ritual ini belum boleh meninggalkan arena kalau belum diyakini benar bahwa tidak ada sisa-sisa sedikitpun dari tubuh si mayat yang berserakan, alias bersih..sih. Sehingga tidak ada yang sampai ketinggalan untuk kembali ke nirvana. Setiap inci tubuh mayat tidak ada yang boleh ketinggalan secuil pun.
burung vultures ini dipercaya bukan hanya sekedar makan sepotong dua potong daging si almarhum, tetapi actually they are removing the body and completing the life's cycle.

Memang nampaknya metode penguburan sky burial ini sangat kejam dan brutal sekali, tetapi itulah kenyataan yang ada di dunia ini, aneh tetapi nyata. Berbagai macam adat istiadat yang mungkin bagi sebagian orang sangat kejam tetapi bagi orang lain merupakan sebuah "deed". Lain ladang lain belalang.
http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/2/1256/ritual_penguburan_mayat_paling_sadis/

Rabu, 23 November 2011

10 Tradisi Gila Jaman Sekarang

Pada kali ini Kembali lagi dalam kategori keanehan Berikut adalah 10 Tradisi Gila Dan Berbahaya di Jaman Sekarang Tradisi (Bahasa Latin: traditio, "diteruskan") atau kebiasaan, dalam pengertian yang paling sederhana adalah sesuatu yang telah dilakukan untuk sejak lama dan menjadi bagian dari kehidupan suatu kelompok masyarakat, biasanya dari suatu negara, kebudayaan, waktu, atau agama yang sama. Hal yang paling mendasar dari tradisi adalah adanya informasi yang diteruskan dari generasi ke generasi baik tertulis maupun (sering kali) lisan, karena tanpa adanya ini, suatu tradisi dapat punah.
Dibeberapa bagian dunia banyak tradisi yg dapat merugikan fisik dan kadang bahkan kematian, berikut daftar tradisi berbahaya di era modern:
10. New Years Dive – Siberia, Russia
Di Rusia penyelam2 melakukan tradisi menyelam kedanau yg mencapai 5.390 kaki untuk membawa pohon tahun baru dan ditanamkan didalamnya, terdengar tidak terlalu berbahaya mungkin, tetapi danau yg disebut2 sebagai danau terdalam didunia ini berada dibawah lapisan es, dan untuk menuju kedanau tersebut harus memotong balokan es tsb. tradisi ini telah berlangsung dari tahun 1982 baca selengkapnya
9. Polar Bear Plunge - Maryland, USA
Tradisi musim dinging yg berlangsung dibanyak negara ini melibatkan banyak peserta untuk untuk melompat kedalam air dingin, di maryland tradisi dilakukan di Sandy Point State Park, Sebenernya sebelum melakukannya peserta harus menandatangani sebuah dokumen yg berisi "bahwa lompatan ini sangat berbahaya, dapat menyebabkan cedera serius, seperti kelumpuhan, hipotermia, dan bahkan kematian"

8. Firework Battle - Chios, Yunani
Tradisi aneh, yg terjadi di Yunani ini berawal dari kejenuhan mereka berdoa di gereja, dan pelampiasannya mereka pun membakar petasan, kembang api dgn sasaran tembaknya adalah gereja mereka dan tidak jarang mereka saling berperang petasan antar umat gereja satu dgn gereja lainnya
7. Baby Dropping Ritual - Solapur, India
Muslim di India barat tepatnya di Solapur berbaris untuk menjatuhkan bayi mereka dari sebuah menara dgn ketinggian 15 meter, ritual yg terjadi selama lebih dari 500 tahun ini dipercaya untuk mambuat anak2 tumbuh sehat dan kuat

6. Cooper's Hill Cheese-Rolling - Gloucester, Inggris
Festival yang diadakan setiap bulan Mei di Cooper's Hill, Gloucestershire di Inggris. Festival ini melibatkan keju yang digelindingkan menuruni bukit yang sangat curam, ratusan orang yang mulai berjalan menuruni bukit (risiko nyawa dan anggota tubuh) untuk menangkap keju.
5. Onbashira - Tokyo, Jepang

Obashira jika diasrtikan kedalam bahasa Indonesia adalah "pilar-pilar yg terhormat". Tradisi yg terjadi sekali tiap 6 tahun ini adalah menaiki sebuah batang pohon yg telah ditebang untuk menuruni bukit, baca selengkapnya

4. Goat Tossing Festival - Spain
Spanyol memang memiliki banyak festival aneh seperti goat tossing festival ini. Setiap tahun pada Minggu keempat di bulan Januari, orang orang lokal dari kota kecil bernama Manganeses de la Polvorosa berkumpul untuk goat tossing festival kehormatan di St Vincent de Paul, santo pelindung mereka. Festival ini telah berlangsung begitu lama dan tidak ada seorangpun yang tahu kapan dimulai.festival ini melibatkan seorang anak muda yang menemukan kambing di desa, kambing diikat, dan kemudian naik ke bagian atas menara tempat lonceng bergantung Gereja lokal. Dia kemudian menjatuhkan kambing dari ketinggian lebih dari 50 kaki di mana kambing itu (mudah-mudahan) tertangkap oleh penduduk desa yang memegang lembar terpal. Aparat desa telah melarang namun masih terus berlanjut. Berbagai lembaga penyayang binatang mengeluhkan tentang hal ini, tetapi tetap aja dijalankan ritual ini

3. Yanshui Beehive Rockets Festival - Yanshui, Taiwan
Tradisi 15 hari setelah hari raya Imlek, biasanya diberbagai belahan dunia tidak terkecuali di Indonesia, adalah melepaskan kembang api ke arah langit, tapi tidak di Taiwan, mereka mengarahkan petasan tsb ke arah orang banyak

2. Running of te bulls - Pamplona, Spain
Terkenal didunia dan sangat berbahaya festival utk menghormati santo pelindung kota. Festival dimana masyarakat berlari bersama banteng


1. College Hazing - Bandung, Indonesia
Fakta diseluruh dunia menyimpulkan 49% mahasiswa baru akan mengalami perpeloncoan di Perguruan tinggi. Terlepas dari kenyataan bahwa perpeloncoan itu dilarang dan dibantah oleh salah satu perguruan tinggi di Bandung ini, banyak protes untuk membubarkan sekolah perguruan tsb, tetapi hampir setiap tahunnya selalu memakan korban. Kekerasan berupa pemukulan dan tendangan di bagaian dada dengan alasan pembinaan sudah menjadi tradisi berbahaya di perguruan tinggi ini.
sumber:http://www.serbanews.com/2011/11/10-tradisi-gila-jaman-sekarang.html